Jumat, 22 Juni 2012

Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya


Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Pernah mendengar tentang budaya intelektual kan? Yaa, budaya intelektual itu ada tiga yaitu membaca, menulis, dan berdiskusi. Membaca saja tidak cukup. Bacaan hanya melintas saja di pikiran kalau tidak benar-benar dipahami dan diambil pelajaran darinya. Jadi, untuk membuat bacaan bisa lebih tahan lama dan melekat dalam ingatan kita, maka perlu ada upaya untuk mengikat bacaan tadi dalam sebuah tulisan. Tulisan sesuai dengan gaya bahasa kita masing-masing agar mudah dipahami dan diingat.  

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Tulisan dapat menjadi arsip sejarah. Sejarah tentang perjalanan hidup kita. Saat kita senang, sedih, bertingkah konyol, galau, empaty, dll. Sejarah merupakan aset penting sebagai bahan evaluasi kita untuk menghadapi masa depan. Sejarah bisa saja diceritakan, namun kelemahannya adalah akan ada banyak bumbu-bumbu yang ditambahkan. Dengan menulisnya, maka sejarah akan dapat dibaca berulang-ulang bahkan oleh seseorang yang tidak hidup pada zaman terjadinya peristiwa tersebut.

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Menuliskan harapan masa depan sejak saat ini, tidak ada salahnya bukan? Itu adalah cita-cita yang ingin kita capai. Sebuah perencanaan dalam jangka panjang yang ingin kita gapai. Sebuah angan-angan yang entah kapan kita bisa mewujudkannya. Sebuah pemikiran untuk kehidupan masa depan yang lebih baik.

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Susahnya mencari ide, itulah yang seringkali kita jumpai saat memulai untuk menulis. Ide seringkali datang secara tiba-tiba tanpa memberitahu kita. Nah, saat ide itu muncul, ikatlah.. tulislah diatas kertas, jangan diawang-awang. 

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Saat memulai untuk menulis, huruf-huruf itu menari di pikiran saya. Mencari-cari pasangannya secara tepat agar terbentuk kalimat yang sempurna. Menulis bagi orang yang sulit memahami makna kalimat secara utuh saat membaca, merupakan suatu tantangan yang tidak mudah. Sempat saya menyerah untuk menulis, karena begitu susahnya untuk memulai menulis. Huruf-huruf itu terus berputar di kepala saya. Tak menemukan padanan kata yang klop. Akhirnya, saya mulai membaca banyak tulisan, mengidentifikasi beberapa jenis tulisan, dan mencoba membuat suatu tulisan. Dan sekarang, saya ketagihan untuk menulis dan menulis. Jikalau ditanya, tulisan saya memang jauh dari sempurna, bahkan masih perlu banyak belajar dan berlatih agar tulisan saya layak untuk dipublikasikan.

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Menulislah hal-hal yang bermanfaat. Hadirkan ruh kita saat membuat sebuah tulisan agar tulisan kita lebih hidup (meski saya belum bisa melakukan hal itu..:D). Menulis.. dan menulislah.. karena menulis merupakan perintah setelah membaca. Menulis dapat menjadi salah satu media untuk meyebarluaskan kebaikan tanpa mengenal batas dimensi tempat dan waktu. Menulislah untuk menaklukkan dunia seperti yang telah dilakukan para ulama dan tokoh-tokoh Islam terdahulu yang karya-karyanya mampu menggemparkan dunia. 

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..

Dalam sebuah buku dikatakan bahwa untuk menjadi seorang pemenang (penulis populer.red) tak selalu mendapat piala, uang, apalagi kekuasaan. Menjadi juara sejati adalah kesuksesan yang berawal dari proses panjang dan melelahkan. Kesuksesan sejati itu bukan kesuksesan yang bermanfaat bagi diri kita sendiri, namun apa yang kita hasilkan pun yang kita usahakan haruslah mermanfaat bagi orang lain. Setia dan menikmati setiap proses yang dilalui, mengambil manfaat dan senantiasa mengevaluasi pada apa yang dirasa kurang pas, bukan fokus pada pencapaian hasil. Berfikir positif tentang segala sesuatu yang kita hadapi, seringkali membuat segala sesuatu menjadi tak sesulit yang diduga oleh kebanyakan orang. Karena segala sesuatu itu bisa berubah “Sungguh akan kamu jalani tingkatan demi tingkatan dalam kehidupan” (Al Insyiqoq : 19). Dan kita bisa mengubah segala sesuatu itu (dalam konteks yang dapat dijangkau oleh kemapuan manusia), “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka menggubah keadaan diri mereka sendiri” (Ar Ra’ad : 11). Nah sudah jelas kan? Apa yang diragukan lagi? 

Itulah pesan Ali bin Abi Tholib, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya..”

Mencobalah selama ada kesempatan,, menulislah –sesekali  tuangkan pikiranmu lewat tulisan.. karena dengan menulis, kamu bisa terbang tinggi, setinggi anganmu.. 

Selasa, 19 Juni 2012

Wejangan



Mb Alfi Safitri:
Pilih salah satu yg waktux pling dkat untuk d slesaikan, seperti uas n fokuskan ke itu dulu..
Kalo ada waktu luang mskipun hanya sdikit cba untuk d kerjakan tgs yg lainnya..
Minimal d catat saja dulu konsepnya...
Kdang konsep2 itu tba2 datang sekelebatan saja, langsung catet biar ndak lupa..


Ida answer:
Matur tengkyu mb buat saran2 nya, Alhamdulillah sudah dijalankan..
Lumayan ada perubahan sekarang..
Jadi lebih bersemangat..
Semangat Lillah..:)


Senin, 18 Juni 2012

Beautfull : Inner and Outer


Kecantikan adalah sesuatu hal yang didambakan oleh setiap manusia khususnya wanita. Banyak berbagai cara yang dilakukan oleh wanita agar mereka dapat berpenampilan cantik. Dalam agama Islam, cantik adalah seseorang yang dapat menjaga kehormatan diri, keluarga dan agamanya.

Jum’at, 4 Mei 2012, Departemen Syiar Forum Komunikasi Rohis Departemen (FKRD) telah melaksanakan “Grand Lounching Sekolah Cantik”. Acara ini merupakan kegiatan khusus muslimah perdana yang diselenggarakan oleh FKRD. Dalam acara perdana ini, tema yang diangkat adalah “Beautifull: Inner and Outer”. Acara yang dihadiri oleh 35 peserta dari seluruh fakultas Instittut Pertanian Bogor, khususnya Fakultas Pertanian ini bertempat di Ruang Kuliah Pinus 1, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. 

Sekolah cantik merupakan suatu rangkaian kegiatan khusus perempuan persembahan dari Departemen Syiar Forum Komunikasi Rohis Departeman (FKRD) yang akan membuat kita cantik secara inner and outer. Kegiatan ini akan berlangsung selama 6 kali pertemuan. Pada acara perdana ini, telah dipaparkan program yang akan dilaksanakan dalam sekolah cantik. Program tersebut adalah Muslimah Cantik –Beautifull: Inner and Outer, Muslimah Ngerti Fiqih –Fiqih Wanita, Muslimah Kreatif –Hand made: korean accecoris, Muslimah Idaman, Muslimah Jago Masak, dan Farewell Party –Having fun and Outbound 

Pada pertemuan perdana ini, acara dimulai dengan tilawah, pemutaran video tentang wanita, pembacaan puisi, dan dilanjutkan dengan talkshow tentang Beautifull: Inner and Outer” yang dimoderatori oleh Yesy Mardiannawati (staff Dept. Syiar FKRD.red). Mengundang seorang nara sumber yang bernama “Mba Mashlihah” (pemilik salon muslimah, mahasiswa KPM angkatan’44 IPB.red). Dalam acara ini sang nara sumber memberikan tips-tips jitu kepada para wanita khususnya mahasiswa muslim Institut Pertanian Bogor tentang bagaimana cara berpenampilan cantik yang menawan namun tetap syar’ie menurut Islam. “Kecantikan itu tidak hanya kecantikan lahiriah saja tetapi kecantikan itu dapat ditentukan oleh akhlak atau perilaku wanita itu sendiri” papar mba Maslihah saat memberikan materi. Akhlak atau sering kita sebut dengan inner beauty merupakan pancaran aura positif yang keluar dari diri seseorang. Seseorang yang memiliki kecantikanInner” biasanya memiliki akhlak yang mulia.

Kecantikan Inner ini dapat diperoleh dan dimiliki oleh setiap wanita dengan berbagai cara:

Pertama, dengan selalu berpikiran positif
Positif thingking dapat memancarkan aura positif tubuh sehingga orang yang melihatnya akan selalu bahagia. Dengan selalu berpikiran positif akan membuat wanita nampak cantik mempesona. Berawal dari berpikiran positif akan melahirkan prilaku positif dan mulia, dan akan menciptkan karakter wanita yang anggun. Dengan selalu berpikiran positif kita akan selalu merasa bahagia dan selalu bersyukur akan segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, atas segala nikmat, rahmat dan karuniaNya. Pikiran positif akan membuat seseorang menjadi awet muda karena orang yang selalu berpikiran positif akan selalu tersenyum. Senyuman akan meregangkan otot-otot yang kaku menjadi rileks kembali. 

Kedua, dengan selalu menjaga kebersihan jasmani
Kebersihan adalah sebagian dari iman. Itu penggalan ajaran islam yang Allah perintahkan pada umatnya yang beriman. Kecantikan lahiriah sama pentingnya dengan kecantikan batiniah, walaupun kecantikan luar itu bersifat sementara. Namun, kita wajib selalu menjaga kebersihan jasmani khususnya wanita muslimah yang dituntut selalu berpenampilan bersih dan rapih. Pada dasarnya manusia menyukai kebersihan sehingga orang akan menyukai wanita yang berpenampilan bersih dan rapih. 

Ketiga, Memakan makanan yang bergizi dan sehat
Makanan yang menunjang kecantikan wanita adalah sayuran dan buah-buahan. Dianjurkan wanita selalu memakan sayuran dan buah-buahan setiap hari. wanita yang sering memakan sayuran dan buah-buahan kulitnya akan terlihat lebih bersih, sehat, dan segar. Sebaliknya orang yang kurang menyukai sayuran dan buah maka kulitnya akan terlihat lesu dan tidak segar. 

Keempat, tidak berdandan atau ber make up secara berlebihan
Sebernarnya make up yang berlebihan itu tidak menyehatkan kulit karena menyebabkan pori-pori kulit tertutup. Tertutupnya pori-pori kulit tersebut dapat menimbulkan penyakit. Selain itu, Allah SWT sangat membenci orang yang berlebih-lebihan, begitupun dalam berhias. Wanita muslimah hanya diperbolehkan berhias diutamakan untuk suaminya dan dilarang berhias dengan tujuan menarik perhatian orang lain. Adapun dalam acara-cara resmi seperti wisuda, menghadiri undangan, dll. wanita diperbolehkan  berhias dengan syarat seijin dari suaminya apabila telah bersuami. Jikalau belum, maka berhias sewajarnya saja, berhias yang tidak mengundang nafsu terutama bagi lawan jenis.

Saudaraku.. Selamat menjadi wanita cantik..\(^_^)/

National Congres IMMPERTI 2012


“Berfikir dan bergerak, siapkan diri menjadi motor penggerak pembangunan dan pertanian Indonesia” –IMMPERTI 2012
Fajar pun telah tiba, mengiringi langkah 5 orang mahasiswa delegasi dari fakultas pertanian IPB untuk menghadiri kongres Nasional Ikatan Mahasiswa Muslim Pertanian Indonesia (IMMPERTI). Sekitar pukul 04.00 pagi kami tiba di telminal “Rajabasa”, Lampung. Bandar Lampung 23-24 Maret 2012 kami berlima (Takbir –wakil ketua FKRD; Kodrat –staff Syiar FKRD; Ida –Sekretaris FKRD; Kamila –staff Syiar FKRD; dan Sai –Sekdep HRD FKRD) telah mengikuti serangkaian agenda yang bernama “Seminar Nasional dan Kongres Nasional IMMPERTI 2012”. Hari-hari kami penuh manfaat. Kami banyak belajar tentang “Perjuangan”, “Bermusyawarah”, dan “Ukhuwah”. Ya, karena selama dua hari berada di sana, kami menghabiskan waktu untuk menyusun GBHO, AD/ART, dan Rekomendasi untuk menyusun kembali puzzle-puzzel ukhuwah mahasiswa muslim pertanian Indonesia yang telah lama tercecer.
Di hari pertama kami di sini, Alhamdulillah, kembali kami dipertemukan kader-kader super delegasi dari universitasnya masing-masing. Kami pun berkenalan satu sama lain, saling merajut tali ukhuwah dengan do’a robitoh sebagai pengikatnya, semoga ukhuwah ini tetap kokoh meski acara telah usai.
Di hari pertama ini tepatnya hari Jum’at, 23 Maret 2012, kami memulai agenda dengan penyusunan GBHO dan AD/ART. Sungguh di luar dugaan, sidang dimulai dengan cukup serius. Kami kemudian  saling beradu argument untuk menyusun suatu tata tertib sidang. Tampak nya cara ini kurang efektif karena, hanya perdebatan yang ada, “akhi.. harusnya seperti ini,, bukan seperti itu..; menurut ana point tersebut tidak perlu dihilangkan akhi..; bla..bla..bla..
Akhirnya setelah pimpinan sidang “Pembentukan GBHO dan AD/ART” terbentuk, ada inisiatif dari pimpinan sidang untuk membagi peserta sidang kedalam 3 kelompok dengan harapan jalannya sidang berlangsung lebih efektif. Tiga kelompok tersebut yaitu Komisi A, Komisi B, dan Komisi C. Komisi A bertugas membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan AD/ART, sedangkan Komisi B membahas GBHO, dan Komisi C membahas rekomendasi yang diajukan untuk kepengurusan periode selanjutnya. Sidang hari pertama berakhir pada pukul 17.46, namun belum membuahkan hasil final karena cukup banyak hal yang harus dimusyawarahkan, banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dikritisi untuk membentuk suatu GBHO dan AD/ART. Sidang pun diakhiri dan akan dilanjutkan esok hari.
Di sela-sela istirahat kami setelah sidang hari pertama berakhir, tampaknya panitia melihat kepenatan dari raut wajah kami. Malam hari itu, panitia kongres mengejutkan kami dengan ajakan makan malam ke rumah pak walikota. Subhanallah..
Kami pun bersiap dan bergegas menuju kediaman pak walikota lampung. Tempatnya tak begitu jauh dari asrama tempat kami menginap, hanya sekitar 20 menit saja. Malam itu pula menjadi kesempatan pertama kami merasakan “Trans Lampung”, semacam bus way yang baru direlease sebagai angkutan umum di Lampung. Di sepanjang jalan menuju rumah pak walikota, kami disuguhi pemandangan kota lampung di malam hari yang menakjubkan. Kerlap-kerlip lampu kota, pemandangan patung gajah khas lampung, menara yang indah (saya lupa namanya), dan yang membuat kami corious adalah di sepanjang jalan yang kami lalui, kami melihat lambang “Siger” yang bertengger di setiap atap bangunan. Setelah bertanya kepada salah seorang panitia, ternyata lambang “Siger” tersebut merupakan penanda bahwa kita sedang berada di wilayah lampung. Siger adalah semacam mahkota yang beratnya bisa mencapai 5 kg. Siger ini biasanya dipakai oleh pengantin wanita saat melangsungkan pernikahan.
Tak terasa, sembari melihat-lihat keindahan kota lampung di malam hari, kami pun tiba di tempat tujuan, kediaman pak walikota. Kami disambut dengan baik. Kami dipersilahkan duduk dan menikmati hidangan makan malam. Makanan yang bervariasi dan enak tentunya.. Subhanallah..
Malam ini juga, sembari menikmati makan malam, beberapa diantara kami ada yang diminta maju ke panggung untuk menyayikan lagu. Beberapa diantara kami pun ada yang berkesempatan duduk satu meja dengan ibu walikota. Beliau sangat care dengan mahasiswa. Beliau menceritakan tentang kemakmuran masyarakat lampung yang dipimpin oleh suaminya. Pada malam itu juga, pak walikota memberikan pidato untuk menyambut kami. Dalam pidatonya, beliau banyak berharap kepada mahasiswa pertanian untuk memajukan pertanian Indonesia, karena disadari atau tidak, negri ini sangat bergantung pada sektor ini untuk mencapai kemandirian dan kemakmuran bangsa.
Terima kasih bapak, semoga kami dapat mengemban amanah tersebut.
Begitu kami sangat menikmati karuniaMu ini ya Allah.. dan tibalah kami dipenghujung acara. Tak lupa kami pun berpamitan dan mengucapkan terima kasih atas undangan makan malam yang luar biasa ini. Pada saat pulang, kami juga dibekali souvenir khas lampung. Untuk para akhwatnya mendapat selendang dari kain tapis, sedangkan untuk para ikhwannya mendapat topi khas lampung..\(^_^)/
***
Hari kedua di bandar Lampung. Sidang penyusunan GBHN dan AD/ART dilanjutkan kembali. Kali ini kami hanya diberi kesempatan sampai pukul 10.00 AM saja untuk menyelesaikan pembahasan kami tempo hari yang belum usai. Dan tepat pada pukul 10.00 AM sidang penetapan GBHO dan AD/ART dimulai. Suasana sidang kali ini cukup tenang, tak ada lagi kata-kata, “Intrupsi..; sidang dipending..; mohon ditinjau ulang pasal..;” yang sering muncul adalah kata-kata, “Sepakat..”. Alhamdulillah.. sidang ini telah selesai dan para peserta dipersilahkan untuk istirahat (sholat dan makan).
Agenda IMMPERTI pun dilanjutkan kembali dengan pemilihan DPP dan DPW IMMPERTI. Oy, universitas yang berpartisipasi dalam kongres ini ada UGM, IPB, UNRI, UNILA, UNS, UNHAS, UNRAM, UNAND, dan UNIB. Pada periode sebelumnya, UNILA berkesempatan menjadi DPP dan pada periode 2012 ini telah diputuskan yang menjadi DPP adalah UGM sedangkan yang menjadi DPW ada 5 universitas sesuai pembagian wilayah yang telah disepakati oleh peserta sidang, DPW I diketuai oleh UNRI, DPW II oleh UNILA, DPW III oleh UNS, DPW IV diketuai oleh UNHAS, dan DPW V diketuai oleh UNRAM.
Dalam kepengurusan IMMPERTI periode yang baru ini sedikit berbeda dengan kepengurusan yang telah lalu. Sejak ditetapkannya GBHO dan AD/ART kelembagaan IMMPERTI yang baru, telah diputuskan bahwa pemilihan perangkat kepengurusan IMMPERTI seperti wakil ketua, sekretaris dan bendahara, serta bidang-bidang, semua diserahkan penuh kepada DPP terpilih, yaitu Universitas Gajah Mada. Meskipun IPB belum berkesempatan menjadi DPP maupun DPW karena beberapa kendala seperti belum legal formalnya FKRD sebagai lembaga dakwah fakultas (masih sebagai LS di Lembaga Kemahasiswaan), tapi hal tersebut tak menyurutkan langkah kami untuk terus berkontribusi dalam perjalanan panjang dakwah ini.
Semoga IMMPERTI yang baru ini dapat mengemban amanah lebih baik, sehingga dapat mempersatukan kami para mahasiswa muslim yang tersebar ditanah air sebagai agen perubahan, seperti yang telah tercantum dalam GBHO dan AD/ART yang telah kami sepakati bahwa kami siap mengabdi kepada masyarakat dalam memajukan pertanian Indonesia yang Islami sesuai dengan tema yang telah diangkat dalam kongres nasional ini yaitu “Berfikir dan bergerak, siapkan diri menjadi motor penggerak pembangunan dan pertanian Indonesia”

SaudaraQ di FKRD


Untuk saudara/i ku yang selalu Bersemangat untuk berjuang di jalan dakwah..

Semakin hari semakin sepi..:(
(Semoga itu bukan realita yang sesungguhnya namun hanya bunga tidur karena lupa tidak membaca doa sebelum tidur..) 
SEMangat di awal perjalanan itu kini mulai pudar.. Ya Allah ana tidak ingin pelayaran kami terhenti sampai di sini,, ke mana para mujahid/mujahidah yang dulu setia dengan pelayaran ini,,?? Dermaga itu masih sangat jauh di sana.. ombak dan badai pun tak jarang menerjang kapal kami.. Kapal ini tak sanggup melanjutkan perjalanan ini dengan hanya beberapa orang saja..

Jujur, akhir-akhir ini ana merasakan semangat berjuang para pengurus FKRD semakin hari semakin melemah.. Apa gerangan yang sedang terjadi?
Adakah sesuatu yang kurang berkenan? atau ada kesalahan yang perlu di perbaiki? coba ceritakanlah dan kita perbaiki bersama-sama..

Akhi.. Ukhti..

Ukhuwah itu di ibaratkan "Satu Tubuh"..
“Perumpamaan kaum mukmin dalam kasih sayang dan belas kasih serta cinta adalah seperti satu tubuh. Jika satu bagian anggota tubuh sakit maka akan merasa sakit seluruh tubuh dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Begitu pun kita, jika ada yang sakit, izinkan kita menikmati rasa sakit yang antum/na rasakan, jika sedang bahagia mari kita nikmati kebahagiaan itu bersama-sama atau jika sedang ada masalah yang sedang antum/na hadapi silahkan dishare, mungkin kita dapat saling memberi masukan tentang solusi terbaik..

Akhi,,ukhti,,
Kembalilah dengan semangat Jihad yang baru, yang lebih fresh, agar kita bisa melanjutkan pelayaran ini dengan MANTAP..!! Agar musuh-musuh Allah takut dengan kekuatan ruhiyah dan ukhuwah yang kita miliki..
Ana YAKIN,, antum/antunna adalah mujahid/mujahidah pilihan Allah..!!
Bergeraklah..!! Perbaharui semangat antum/na.. karena Semangat dan Keyakinan antum/na sangat dinanti oleh Nahkoda kapal ini utuk melanjutkan pelayaran menuju dermaga yang Agung "Surga"..

Afwan.
Wallahu a'lam.
*file2 yg dulu pernah di posting di grup FKRD's Family 2012,, jadinya nyasar di sini.. lagi pengen posting ini aja di blog pribadi..hehe (Introspeksi lagi..)

Minggu, 17 Juni 2012

10 Ciri Pribadi Muslim (Muwashofat)


1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya. Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Allah sebagaimana firman-Nya yang artinya:

"Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi Allah tuhan semesta alam" (QS. 6:162).
Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka dalam awal da'wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar)
Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda:
"Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh)
Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah maupun dengan makhluk-makhluk-Nya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat. Karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Allah SWT di dalam Al Qur'an.
Allah berfirman yang artinya: "Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung" (QS. 68:4).

4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)
Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Allah dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.
Oleh karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi. Namun jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim)

5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir)
Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur'an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya: "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: " pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir" (QS 2:219)
Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas.
Bisa dibayangkan, betapa bahayanya suatu perbuatan tanpa mendapatkan pertimbangan pemikiran secara matang terlebih dahulu.
Oleh karena itu Allah mempertanyakan kepada kita tentang tingkatan intelektualitas seseorang, sebagaimana firman Allah yang artinya: Katakanlah: "samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?"', sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran". (QS 39:9)

6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu) Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan. Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)" (HR. Hakim)

7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu)
Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur'an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.
Allah SWT memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam. Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: "Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu". Waktu merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi.
Oleh karena itu setiap muslim amat dituntut untuk pandai mengelola waktunya dengan baik sehingga waktu berlalu dengan penggunaan yang efektif, tak ada yang sia-sia. Maka diantara yang disinggung oleh Nabi SAW adalah memanfaatkan momentum lima perkara sebelum datang lima perkara, yakni waktu hidup sebelum mati, sehat sebelum datang sakit, muda sebelum tua, senggang sebelum sibuk dan kaya sebelum miskin.

8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan)
Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur'an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya.
Dengan kata lain, suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme selalu diperhatikan. Bersungguh-sungguh, bersemangat , berkorban, berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan merupakan hal-hal yang mesti mendapat perhatian serius dalam penunaian tugas-tugas.

9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha mandiri)
Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi. Tak sedikit seseorang mengorbankan prinsip yang telah dianutnya karena tidak memiliki kemandirian dari segi ekonomi. Karena pribadi muslim tidaklah mesti miskin, seorang muslim boleh saja kaya bahkan memang harus kaya agar dia bisa menunaikan ibadah haji dan umroh, zakat, infaq, shadaqah dan mempersiapkan masa depan yang baik. Oleh karena itu perintah mencari nafkah amat banyak di dalam Al Qur'an maupun hadits dan hal itu memiliki keutamaan yang sangat tinggi.
Dalam kaitan menciptakan kemandirian inilah seorang muslim amat dituntut memiliki keahlian apa saja yang baik. Keahliannya itu menjadi sebab baginya mendapat rizki dari Allah SWT. Rezeki yang telah Allah sediakan harus diambil dan untuk mengambilnya diperlukan skill atau ketrampilan.

10. Nafi'un Lighoirihi (bermanfaat bagi org lain)
Nafi'un lighoirihi merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada, orang disekitarnya merasakan keberadaan. Jangan sampai keberadaan seorang muslim tidak menggenapkan dan ketiadaannya tidak mengganjilkan.
Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. Dalam kaitan ini, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain" (HR. Qudhy dari Jabir).
Demikian secara umum profil seorang muslim yang disebutkan dalam Al Qur'an dan sunnah. Sesuatu yang perlu kita standarisasikan pada diri kita masing-masing.
Wallahua'lam bisawab...

Arkanul Bai'at




Kata Arkan adalah kata jamak dari rukn, yang berarti pilar utama atau salah satu pilar yang menjadi fondasi bangunan sesuatu, atau pilar yang apabila ditinggalkan maka batal suatu pekerjaan dan tidak memiliki kekuatan lagi.

Sementara itu kata bai’at berarti perjanjian untuk mencurahkan ketaatan dengan harga yang setimpal. Pada asalnya, kata bai’at bermakna mencurahkan ketaatan kepada penguasa dalam melakukan perintahnya.
Seseorang yang melakukan bai’at berarti dia telah berjanji untuk mencurahkan ketaatannya, sekalipun ketaatan tersebut menuntut harta atau kepayahan atau jiwa selama hal itu dalam mencari keridhaan Allah swt.

Dalil:
“Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu Sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. tangan Allah di atas tangan mereka, Maka Barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan Barangsiapa menepati janjinya kepada Allah Maka Allah akan memberinya pahala yang besar”. (Al-Fath:10)

Rukun-rukun bai'at tersebut yakni:

1. Al Fahmu
Faham yang menyeluruh sebagai satu dasar pemikiran yang benar, sangatlah diperlukan. Faham tidak saja dalam bidang amal, juga dalam bidang aqidah. Faham juga merupakan suatu dasar bagi suatu amal yang benar.
Faham yang sempurna dan yang benar.

2. Ikhlas
Keikhlasan seseorang tercermin dari ucapan, tingkah laku dan kesungguhannya yang ditujukan untuk mencari keridhaan Allah dan pahala-Nya.
“ Katakanlah,’ Sesungguhnya sholatku , ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah , Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri( kepada Allah ).”(QS. Al An’am :162-163).

3. Al Amal
Seseorang yang melakukan suatu aktifitas (amal) telah terlebih dahulu mendapatkan ilmunya sehingga aktifitas tersebut berjalan sesuai dengan maksud dan arahnya. Ilmu yang dimiliki yang ditunjang oleh keikhlasan akan membuahkan amal yang baik. Adapun tingkatan amal dimulai dari memperbaiki diri sendiri, membentuk keluarga muslim, membimbing masyarakat, membebaskan tanah air dari penjajah, memperbaiki keadaan pemerintah, mempersiapkan seluruh aset di dunia untuk kemaslahatan umat dan menegakkan kepemimpinan di dunia dengan menyebarkan dakwah ke seluruh penjuru dunia.

4. Jihad
Melaksanakan jihad merupakan kewajiban yang akan terus dilaksanakan sampai akhir kiamat. Berjihad memiliki beberapa tingkatan. Pertama adalah hati yang melakukan penolakan terhadap kemungkaran. Selanjutnya adalah penolakan kemungkaran dengan lisan, tulisan dan kekuasaan. Puncaknya adalah berperang di jalan Allah.
Allah Swt berfirman :
“ Dan berjihadlah dijalan Allah dengan sebenar-benar jihad.”( QS.Al-Hajj : 78)

5. Pengorbanan (At-thadiyyah )
Untukmeraih tujuan yang diinginkan mutlak adanya suatu pengorbanan, baik jiwa, harta, waktu, kehidupan dan segala sesuatu yang dimiliki. Perjuangan selalu diikuti dengan pengorbanan.

6. Taat (At-Tha’ah )
Taat adalah melaksanakan perintah dan menjalankannya dalam berbagai kondisi yang dihadapi. Ketaatan diwajibkan dalam 3 fase dakwah, yaitu :
Ta,rif ( pengenalan )
Takwin (pembentukan )
Tanfidz (pelaksanaan )
Allah SWT berfirman :
“ Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-nya dan ulil amri diantara kamu…( QS. An-Nisaa : 59 ).

7. Tsabat
Tsabat adalah senantiasa teguh dan bersungguh-sungguh di jalan yang mengantarkan kepada tujuan. Tidak mengenal jauhnya jalan dan lamanya waktu yang diperlukan hingga ia menemui Allah. Salah satu dari kedua kebaikan akan didapat, yaitu kemenangan atau mati syahid.
Allah SWt berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga ! Dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Qs. Ali Imran : 200 ).

8. At-Tajarrud
Tajarrud adalah membersihkan pola pikir dari berbagai prinsip dan pengaruh individu. Tajarrud adalah setinggi-tinggi dan selengkap-lengkap fikrah.

9. Persaudaraan
Hati dan ruhani yang terikat dengan aqidah adalah wujud dari persaudaraan yang hakiki, persaudaraabn dan persatuan membutuhkan adanya cinta kasih. Wujud cinta kasih minimal adalah kelapangan dada dan puncaknya adalah itsar (mementingkan orang lain).
Allah SWT berfirman :
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” (QS. Al- Hujurat :10 )

10. Tsiqah
Tsiqah adalah kepercayaan yang memberikan rasa puas dari yang dipimpin terhadap yang memimpin dalam hal kepemimpinan dan keikhlasannya. Selanjutnya kepuasan ini menghasilkan rasa cinta, penghargaan, penghormatan dan ketaatan.
Allah SWT bergirman :
“Maka yang lebih baik dan utama bagi mereka adalah tanda ketaatan dan ucapan yang baik. (Qs. Muhammad : 20-21 )

Islam itu Muncul dalam Keadaan Asing


“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

kemudian,,

“Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang asing itu?” Beliau menjawab, “Orang-orang yang berbuat baik jika manusia telah rusak.” (HR. Ahmad 13/400 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahih wa Dha’if Al-Jami’ no. 7368)

Lalu Allah berfirman,,

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung kalian dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan apa yang kamu minta.” (QS. Fushilat 30-31)

Rosulullah pun bersabda,

“Senantiasa ada sekelompok ummatku yang dimenangkan atas kebenaran, tidak akan membahayakannya orang yang memusuhinya hingga hari kiamat sedangkan mereka tetap seperti itu.” (HR. Muslim no. 3544); “Sebab di belakang kalian ada hari-hari (yang kalian wajib) bersabar. Bersabar pada saat itu seperti seseorang yang memegang bara api, dan orang yang beramal pada saat itu pahalanya sebanding dengan lima puluh kali amalan orang yang beramal seperti amalnya.” Abu Tsa’labah bertanya, “Wahai Rasulullah, seperti pahala lima puluh orang dari mereka!” Beliau menjawab, “(Bahkan) seperti pahala lima puluh orang dari kalian.” (HR. Abu Daud no. 3778, At-Tirmizi no. 2984, dan Ibnu Majah no. 4004)

Semoga, umat muslim yang bertambah banyak ini tidak menjadi seperti apa yang disebutkan dalam hadits,
”Dapat diperkirakan bahwa kamu akan diperebutkan oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang yang berebut melahap isi mangkok (makanan).” Para sahabat bertanya, “Apakah saat itu jumlah kami sedikit, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Tidak, bahkan saat itu jumlah kalian banyak sekali tetapi seperti buih air bah (tidak berguna) dan kalian ditimpa penyakit wahan.” Mereka bertanya lagi, “Apa itu penyakit wahan, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Kecintaan yang sangat kepada dunia dan takut mati.” (HR. Abu Dawud)

Ikhwafillah, semoga kita termasuk dalam jumlah yang banyak itu dan tidak seperti buih,, namun jumlah banyak yang berkualitas untuk umat..! wallahu a'lam.

Selasa, 12 Juni 2012

Indahnya Ukhuwah



Ukhuwah ini akan terasa indah bila disandarkan pada Sang pemilik hati..
Dialah yang mengikat hati-hati kami..
Dialah yang membingkai memori kami dalam frame ketaatan.. 
Dialah yang mempertemukan kami.. 
Dia pulalah yang nantinya akan memisahkan kami..
Dialah yang memberikan warna, warna yang indah dalam perbedaan..
Tak ada yang sempurna..
Maka perbedaan itu perlu, agar kita dapat saling melengkapi..
Seperti susunan puzzel.. 
Seperti sendok dan garpu.. 
Seperti siang dan malam.. 
Seperti sepasang sendal jepit..  
Begitulah.. 
Semua dicipta dengan sekenario yang istimewa..

Unforgotable 4 days..


Having experience to Java with Socrates “HARVEST”. Yaa, itulah kegiatan taunan mahasiswa Agronomi dan Hortikultura IPB. Kegiatan yang merupakan mata kuliah lapang dengan bobot sks sebesar satu ini akhirnya benar-benar terlaksana. Kegiatan ini juga akrab disebut “fieldtrip”, apapun namanya yang penting kita have fun ajalah..hehe. Boleh jadi kegiatan ini adalah ajang refreshing kami sebelum menghadapi UAS.


Unforgotable moment..

Dini hari sekitar pukul 2.00 AM kami anak-anak AGH tumpah ruah memenuhi pelataran ATM Center IPB. Masih gelap memang, tapi karena dengan niat ingin menikmati keindahan alam dan mengambil pelajaran darinya, tak ada satu pun mahasiswa yang hadir dengan muka masam. Semuanya sumringah dan penuh kegembiraan meski ada beberapa yang menahan rasa kantuk karena belum tidur dari semalaman. Sebelum berangkat ke lokasi kunjungan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari, kami semua berbaris dengan rapih, mendengarkan sambutan dan pelepasan resmi dari Kepala Departemen Agronomi dan Hortikultura, pak Dr. Ir. Agus Purwito, M.agr. Setelah itu, kami mahasiswa AGH yang berjumlah 157 dan didampingi oleh 10 dosen pembimbing memasuki bis masing-masing dan siap melaju ke tempat kunjungan.

Hari pertama, kami mengunjungi dua tempat yaitu PT Benara Flower Nursery dan PT East West atau yang biasa disebut “Panah Merah”. Hari yang indah,, di PT Benara Flower Nursery ini kami banyak belajar tentang pengelolaan pembibitan berbagai tanaman hias. Subhanallah.. lidah ini tak henti-hentinya mengucap tasbih, mensyukuri keindahan ciptaan Ilahi. Ada sekitar 500 spesies tanaman hias yang diperbanyak di tempat ini. Ada yang jenisnya palm, pohon, perdu, dan lain-lain. Ada tanaman in door ada pula tanaman out door. Perusahaan yang terletak di daerah karawang ini, menyediakan bibit-bibit tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat lokal maupun mancanegara, terutama negara-negara di timur tengah. Setelah puas mengorek-ngorek informasi dari pemilik perusahaan nursery ini, kami pun melanjutkan perjalanan ke PT East West yang berada di daerah Purwakarta. Setibanya kami ditempat kunjungan kedua ini, kami pun kembali dibuat tercengang dengan kecanggihan teknologi yang telah diterapkan. Tempatnya bersih dan rapih. Kami diperlihatkan proses pengolahan benih dari mulai penyimpanan benih yang datang dari petani, proses pembersihan dan pemilahan benih, pengujian benih, hingga proses packing benih menjadi kemasan dengan ukuran tertentu yang siap untuk dipasarkan. Sayang, perusahaan ini bukan milik Indonesia melainkan milik Belanda. Hm,, kapan ya Indonesiaku punya perusahaan seperti ini..??

Suatu saat nanti Indonesiaku pasti punya yang seperti itu.. mungkin lebih canggih.. yeah.. nothing imposible..

Hari kedua, kami melaju ke daerah Pekalongan dan Semarang. Kali ini kami mengunjungi PT Gula Sragi dan PTPN Kopi Banaran. Subhanallah.. ditempat ini kami pun disambut dengan baik, kami dijelaskan tentang aspek budidaya tebu. Selain itu, kami juga diajak jalan-jalan melihat persiapan lahan untuk penanaman tebu. Di sana, kami juga telah belajar tentang pengujian tebu mana yang layak masuk pabrik untuk diproses lebih lanjut dan tebu mana yang belum layak atau belum memenuhi standar masuk pabrik. Panentuan standar ini didasarkan pada pengujian nilai padatan total terlarut (PTT) tebu menggunakan alat yang dinamakan penetrometer. Tebu yang diizinkan masuk adalah tebu dengan nilai PTT minimal 17. Tebu yang lolos pengujian, kemudian diangkut ke pabrik dengan menggunakan kereta.

Letihnya tubuh kami pun seolah tak terasa. Menjelang siang hari, bis kami pun melaju kembali, melanjutkan perjalanan ke PTPN Kopi Banaran. Di sini, kami belajar tentang berbagai macam jenis tanaman kopi. Selain itu, kami belajar teknik okulasi untuk penyediaan bibit kopi. Sayangnya, kami tidak diizinkan untuk panen karena pada waktu itu, umur kopi belum cukup untuk dilakukan pemanenan. Tapi rasa kecewa itu terobati dengan keindahan alam di Banaran, karena ternyata, kebun kopi ini telah disulap menjadi tempat rekreasi anak-anak. Sejauh mata memandang, lidah ini pun kembali tak henti-hentinya mengucap kalimat tasbih, mengagumi ciptaan Tuhan Yang Maha Agung. Di sepanjang jalan di kebun kopi ini terdapat aneka jenis tanaman buah-buahan lengkap dengan keterangan namanya. Hari ini berakhir dengan pembelian oleh-oleh kopi Banaran, sebagian dari kami ada yang membeli dalam bentuk minuman dengan berbagai varian rasa. Nikmatnya..

“Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan??” (Ar-Rahman:13)

Armada etnik dengan tour guide yang ramah ini pun kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini kami akan menikmati indahnya alam kopeng di Salatiga serta hamparan permadani tembakau di Kelaten. Aih.. It’s amazing..!! Indahnya lembah kopeng lagi-lagi membuat kami takjub.. Dengan mobil pick up kami dibawa ke kebun sayuran organik kampung kopeng, jauh di atas bukit. Mobil pick up yang membawa kami melaju cukup kencang, sesekali kami menjerit merasakan sensasinya seolah sedang naik roller roaster. Di sepanjang jalan kami disuguhi dengan pemandangan pohon pinus, terlihat gagah sekali, berdiri tegap menahan terpaan angin pegunungan yang sejuk. Sekitar 10 menit mobil pick up ini melaju, dan sampailah kami di kebun sayur kopeng. Di tempat ini kami belajar tentang sayuran, cara budidaya, pengolahan lahan, pengelolaan OPT, dan masih banyak lagi. Mereka sudah mulai menerapkan teknologi untuk membiakkan bakteri trichoderma sebagai biopestisida tanah sejak tahun 2004. Meski alat-alat yang digunakan serba sederhana, tapi sayuran yang dihasilkan mempunyai kualitas yang baik. Satu pelajaran yang dapat diambil dari kunjungan di kampung kopeng ini adalah bahwa masyarakatnya masih mempertahankan budaya untuk mengelola pertanian, menjaga keseimbangan lingkungan dengan mengunakan bahan-bahan organik untuk budidaya tanaman.

Setelah puas dengan pemandangan alam kopeng, armada etnik kami pun melaju ke tempat kunjungan terakhir yaitu PTPN tembakau di Kelaten. Di sini kami diperlihatkan cara pengolahan daun tembakau dari mulai panen, fermentasi, sortasi, dan packing. Kami juga berkesempatan mengunjungi kebun tembakau. Namun sayang, tanaman tembakaunya masih kecil sehingga kami belum berkesempatan untuk penen. Tembakau yang ada di PTPN ini diproduksi untuk bahan baku pembuatan cerutu, karena kualitas tembakaunya yang bagus, PTPN Tembakau Kelaten ini telah berhasil menguasai 24% pasar dunia.

Alhamdulillah dapat banyak ilmu.. tuh kan, ternyata pertanian itu g’hanya nyangkul doang,, pertanian itu luas, seluas samudra.. jadi inget kata-kata pak Soekarno (presiden pertama Indonesia), beliau berkata bahwa “Pertanian itu hidup mati suatu bangsa” nah lo.. berarti peran pertanian itu sangat besar bagi suatu bangsa, bahkan salah satu indikator maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari aspek pertaniannya. Kadang masih sedih ketika ada orang yang masih berfikiran sempit tentang pertanian, mereka hanya tau pertaniaan itu ya nyangkul, di sawah, kotor-kotor, dan bla..bla..bla.. Yuk sama-sama perbaiki mindset kita tentang pertanian..^^

Wah.. gak terasa fieldtrip nya sudah hampir berakhir..sedih..sedih..

Hari keempat (last day) it’s time to having fun with Socrates 46. Ya.. bersenang-senang di pantai parang tritis..\(^_^)/ Di hari terakhir ini kami beradu dalam berbagai macam perlombaan. Ada lomba footsall, miss socrates, dan membuat istana pasir. Kekeluargaan selama empat hari ini benar-benar terasa begitu indah.. Unforgetable moment..

Acara ini ditutup dengan tukar kado dan kaleidoskop perjalanan Socrates 46 sejak awal menginjakkan kaki di IPB. Sedih, senang, kocak, semua campur aduk jadi satu. So sweett..


See U on the next trip..:D 


cantik kan bunganya..^^ @PT Benara Flora Nursery


Pengujian nilai Padatan Terlarut Total (PTT) Tebu


Tebu yang lolos pengujian > siap masuk pabrik


Ini nhe kereta yang digunakan buat ngangkut tebunya ke pabrik


Lahan tebunya masih diolah





belajar okulasi kopi di PTPT Kopi Banaran


Waktu penen masih laamaa...:(
Pohon Pinus di sepanjang jalan lembah Kopeng
Subhanallah.. Indahnya..:) @Kopeng
Sayuran organik ini udah sampai luar negri lho..
Hamparan permadani tembakau
Tembakaunya masih kecil-kecil, belom boleh di penen.. @PTPN Tembakau

















 

af-ida Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez