Senin, 18 Juni 2012

National Congres IMMPERTI 2012


“Berfikir dan bergerak, siapkan diri menjadi motor penggerak pembangunan dan pertanian Indonesia” –IMMPERTI 2012
Fajar pun telah tiba, mengiringi langkah 5 orang mahasiswa delegasi dari fakultas pertanian IPB untuk menghadiri kongres Nasional Ikatan Mahasiswa Muslim Pertanian Indonesia (IMMPERTI). Sekitar pukul 04.00 pagi kami tiba di telminal “Rajabasa”, Lampung. Bandar Lampung 23-24 Maret 2012 kami berlima (Takbir –wakil ketua FKRD; Kodrat –staff Syiar FKRD; Ida –Sekretaris FKRD; Kamila –staff Syiar FKRD; dan Sai –Sekdep HRD FKRD) telah mengikuti serangkaian agenda yang bernama “Seminar Nasional dan Kongres Nasional IMMPERTI 2012”. Hari-hari kami penuh manfaat. Kami banyak belajar tentang “Perjuangan”, “Bermusyawarah”, dan “Ukhuwah”. Ya, karena selama dua hari berada di sana, kami menghabiskan waktu untuk menyusun GBHO, AD/ART, dan Rekomendasi untuk menyusun kembali puzzle-puzzel ukhuwah mahasiswa muslim pertanian Indonesia yang telah lama tercecer.
Di hari pertama kami di sini, Alhamdulillah, kembali kami dipertemukan kader-kader super delegasi dari universitasnya masing-masing. Kami pun berkenalan satu sama lain, saling merajut tali ukhuwah dengan do’a robitoh sebagai pengikatnya, semoga ukhuwah ini tetap kokoh meski acara telah usai.
Di hari pertama ini tepatnya hari Jum’at, 23 Maret 2012, kami memulai agenda dengan penyusunan GBHO dan AD/ART. Sungguh di luar dugaan, sidang dimulai dengan cukup serius. Kami kemudian  saling beradu argument untuk menyusun suatu tata tertib sidang. Tampak nya cara ini kurang efektif karena, hanya perdebatan yang ada, “akhi.. harusnya seperti ini,, bukan seperti itu..; menurut ana point tersebut tidak perlu dihilangkan akhi..; bla..bla..bla..
Akhirnya setelah pimpinan sidang “Pembentukan GBHO dan AD/ART” terbentuk, ada inisiatif dari pimpinan sidang untuk membagi peserta sidang kedalam 3 kelompok dengan harapan jalannya sidang berlangsung lebih efektif. Tiga kelompok tersebut yaitu Komisi A, Komisi B, dan Komisi C. Komisi A bertugas membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan AD/ART, sedangkan Komisi B membahas GBHO, dan Komisi C membahas rekomendasi yang diajukan untuk kepengurusan periode selanjutnya. Sidang hari pertama berakhir pada pukul 17.46, namun belum membuahkan hasil final karena cukup banyak hal yang harus dimusyawarahkan, banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dikritisi untuk membentuk suatu GBHO dan AD/ART. Sidang pun diakhiri dan akan dilanjutkan esok hari.
Di sela-sela istirahat kami setelah sidang hari pertama berakhir, tampaknya panitia melihat kepenatan dari raut wajah kami. Malam hari itu, panitia kongres mengejutkan kami dengan ajakan makan malam ke rumah pak walikota. Subhanallah..
Kami pun bersiap dan bergegas menuju kediaman pak walikota lampung. Tempatnya tak begitu jauh dari asrama tempat kami menginap, hanya sekitar 20 menit saja. Malam itu pula menjadi kesempatan pertama kami merasakan “Trans Lampung”, semacam bus way yang baru direlease sebagai angkutan umum di Lampung. Di sepanjang jalan menuju rumah pak walikota, kami disuguhi pemandangan kota lampung di malam hari yang menakjubkan. Kerlap-kerlip lampu kota, pemandangan patung gajah khas lampung, menara yang indah (saya lupa namanya), dan yang membuat kami corious adalah di sepanjang jalan yang kami lalui, kami melihat lambang “Siger” yang bertengger di setiap atap bangunan. Setelah bertanya kepada salah seorang panitia, ternyata lambang “Siger” tersebut merupakan penanda bahwa kita sedang berada di wilayah lampung. Siger adalah semacam mahkota yang beratnya bisa mencapai 5 kg. Siger ini biasanya dipakai oleh pengantin wanita saat melangsungkan pernikahan.
Tak terasa, sembari melihat-lihat keindahan kota lampung di malam hari, kami pun tiba di tempat tujuan, kediaman pak walikota. Kami disambut dengan baik. Kami dipersilahkan duduk dan menikmati hidangan makan malam. Makanan yang bervariasi dan enak tentunya.. Subhanallah..
Malam ini juga, sembari menikmati makan malam, beberapa diantara kami ada yang diminta maju ke panggung untuk menyayikan lagu. Beberapa diantara kami pun ada yang berkesempatan duduk satu meja dengan ibu walikota. Beliau sangat care dengan mahasiswa. Beliau menceritakan tentang kemakmuran masyarakat lampung yang dipimpin oleh suaminya. Pada malam itu juga, pak walikota memberikan pidato untuk menyambut kami. Dalam pidatonya, beliau banyak berharap kepada mahasiswa pertanian untuk memajukan pertanian Indonesia, karena disadari atau tidak, negri ini sangat bergantung pada sektor ini untuk mencapai kemandirian dan kemakmuran bangsa.
Terima kasih bapak, semoga kami dapat mengemban amanah tersebut.
Begitu kami sangat menikmati karuniaMu ini ya Allah.. dan tibalah kami dipenghujung acara. Tak lupa kami pun berpamitan dan mengucapkan terima kasih atas undangan makan malam yang luar biasa ini. Pada saat pulang, kami juga dibekali souvenir khas lampung. Untuk para akhwatnya mendapat selendang dari kain tapis, sedangkan untuk para ikhwannya mendapat topi khas lampung..\(^_^)/
***
Hari kedua di bandar Lampung. Sidang penyusunan GBHN dan AD/ART dilanjutkan kembali. Kali ini kami hanya diberi kesempatan sampai pukul 10.00 AM saja untuk menyelesaikan pembahasan kami tempo hari yang belum usai. Dan tepat pada pukul 10.00 AM sidang penetapan GBHO dan AD/ART dimulai. Suasana sidang kali ini cukup tenang, tak ada lagi kata-kata, “Intrupsi..; sidang dipending..; mohon ditinjau ulang pasal..;” yang sering muncul adalah kata-kata, “Sepakat..”. Alhamdulillah.. sidang ini telah selesai dan para peserta dipersilahkan untuk istirahat (sholat dan makan).
Agenda IMMPERTI pun dilanjutkan kembali dengan pemilihan DPP dan DPW IMMPERTI. Oy, universitas yang berpartisipasi dalam kongres ini ada UGM, IPB, UNRI, UNILA, UNS, UNHAS, UNRAM, UNAND, dan UNIB. Pada periode sebelumnya, UNILA berkesempatan menjadi DPP dan pada periode 2012 ini telah diputuskan yang menjadi DPP adalah UGM sedangkan yang menjadi DPW ada 5 universitas sesuai pembagian wilayah yang telah disepakati oleh peserta sidang, DPW I diketuai oleh UNRI, DPW II oleh UNILA, DPW III oleh UNS, DPW IV diketuai oleh UNHAS, dan DPW V diketuai oleh UNRAM.
Dalam kepengurusan IMMPERTI periode yang baru ini sedikit berbeda dengan kepengurusan yang telah lalu. Sejak ditetapkannya GBHO dan AD/ART kelembagaan IMMPERTI yang baru, telah diputuskan bahwa pemilihan perangkat kepengurusan IMMPERTI seperti wakil ketua, sekretaris dan bendahara, serta bidang-bidang, semua diserahkan penuh kepada DPP terpilih, yaitu Universitas Gajah Mada. Meskipun IPB belum berkesempatan menjadi DPP maupun DPW karena beberapa kendala seperti belum legal formalnya FKRD sebagai lembaga dakwah fakultas (masih sebagai LS di Lembaga Kemahasiswaan), tapi hal tersebut tak menyurutkan langkah kami untuk terus berkontribusi dalam perjalanan panjang dakwah ini.
Semoga IMMPERTI yang baru ini dapat mengemban amanah lebih baik, sehingga dapat mempersatukan kami para mahasiswa muslim yang tersebar ditanah air sebagai agen perubahan, seperti yang telah tercantum dalam GBHO dan AD/ART yang telah kami sepakati bahwa kami siap mengabdi kepada masyarakat dalam memajukan pertanian Indonesia yang Islami sesuai dengan tema yang telah diangkat dalam kongres nasional ini yaitu “Berfikir dan bergerak, siapkan diri menjadi motor penggerak pembangunan dan pertanian Indonesia”

0 komentar:

Posting Komentar

 

af-ida Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez